Membuat Perjanjian Bisnis

Akan sulit membawanya ke ranah hukum karena tidak ada bukti atau kesepakatan tertulis dari kedua belah pihak. Kontrak kerja jenis ini tetap berlaku meskipun tidak dilakukan secara pencatatan. Kontrak kerja lisan dibuat berdasarkan kesepakatan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja. Menjamin kondisi finansial Anda setelah perkawinan putus atau berakhir.

Dalam menjalankan sebuah usaha atau bisnis, sangat penting untuk memiliki perjanjian yang disepakati oleh pihak-pihak yang terikat didalamnya. Perjanjian Bisnis ini akan menjadi dasar dari kesepakatan dan eksekusi di dalam usaha anda serta memberikan kepastian hukum untuk pihak-pihak yang terlibat. Perjanjian bisnis berfungsi untuk melindungi pihak-pihak yang terlibat atau terikat dalam perjanjian, meminimalisir konflik dan manajemen resiko. Pada artikel kali ini, BIXL akan memberikan beberapa suggestions dalam membuat perjanjian bisnis.

Membuat perjanjian bisnis

Setiap perusahaan CV atau Persekutuan Komanditer tentunya dibentuk dengan tujuan tertentu. Salah satu tujuan dibentuknya perusahaan CV adalah agar mampu melakukan bentuk kegiatan usaha yang sama seperti bentuk perseroan lain atau berbeda, yang bersifat umum atau khusus sesuai dengan tujuan atau keinginan para pendiri perseroan tersebut. Kelima, setiap anggota aktif yang ada pada perusahaan CV atau persekutuan komanditer memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas, semetara angota pasif hanya perlu menunggu keuntungan dari laba perusahaan saja. Keenam, perusahaan yang dibentuk dengan dasar CV juga relatif lebih mudah didirikan. Ketujuh, tingkat kelangsungan hidup pada perusahaan CV tergolong tidak menentu atau sulit diprediksi.

Pedoman atau strategi inilah yang kemudian bisa menjadikan bisnis atau usaha yang dilakoni bisa menjadi lebih sukses berkembang dan menguntungkan. Di dalam berbisnis atau melakoni sebuah usaha maka tentu saja dalam pengembangannya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan dan tanpa strategi jelas. Ketika melakukan kegiatan mengembangkan usaha akan ada berbagai hal yang harus diperhatikan dan dijadikan pedoman. Demikian Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 serta masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Misal, perjanjian kerja waktu tertentu dibuat secara tertulis, sesuai dengan Pasal 57 Undang-Undang Nomor thirteen Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Sebagaimana diatur pada Pasal tersebut, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu yang tidak dibuat secara tertulis akan memiliki akibat hukum yaitu berubahnya status Perjanjian menjadi Perjanjian Waktu Tidak Tertentu. Nah, untuk membuatnya, pastikan kamu membuatnya sesuai dengan syarat sah surat perjanjian, ya. Adapun syarat sah dari surat tersebut ialah ditulis di atas kertas yang menggunakan bersegel/ meterai, dibuat tanpa paksaan dan mudah dimengerti. Sedangkan perjanjian franchise sarat akan masalah Kekayaan Intelektual karena memakai nama bisnis atau brand milik Franchisor.